Perusahaan Sukanto Tanoto Menggalakkan Penanaman Pohon

Perusahaan Sukanto Tanoto Menggalakkan Penanaman Pohon

Menanam pohon merupakan salah satu yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Akan tetapi, kegiatan tersebut bukan dengan asal-asal tanpa perhitungan. Justru menanam pohon bisa menjadi carbon offset atau menukar emisi karbon yang keluar dengan upaya lain yang bisa dijalankan oleh perusahaan tambang dan industri. SebelumĀ  menanam pohon untuk melakukan carbon offset, perusahaan ada baiknya mencoba menggunakan energi terbarukan dalam produksi. Energi terbarukan dinilai menjadi solusi awal untuk mengurasi dampak dari perubahan iklim. Setelah itu, jika masih ada emisi karbon yang dihasilkan, perusahaan mulai melakukan serangkaian perhitungan untuk membayar utang kepada alam dengan mengonversinya melalui penanaman pohon.

Sukanto Tanoto Penanaman Pohon Baru

Selain itu juga, menanam pohon untuk membayar dampak yang sudah dihasilkan tidak bisa dilakukan dengan cara sembarangan. Kecermatan dan ketelitian perusahaan pun harus dilakukan. Ketika perusahaan memutuskan akan menanam pohon, mereka sudah mengantongi berapa jumlah emisi karbon yang dikeluarkan. Sehingga, nantinya jumlah tersebut dapat dikonversikan pada jumlah pohon yang perlu dikeluarkan untuk pengganti. Dan juga, pada perusahaan tambang dan industri pun tidak dipungkiri menggunakan banyak air dalam proses pengelolaan pabriknya. Maka, sumber air yang terpakai pun tidak luput dari perhitungan, untuk lagi-lagi dikonversikan dengan seberapa banyak pohon agar dapat bisa mengganti air yang sudah terpakai.

Pada beberapa waktu, tepatnya pada bulan Februari yang lalu 200 karyawan dari anak perusahaan milik Sukanto Tanoto, APRIL grup, bernama PT Riau Andalan Pulp and Paper atau biasa disingkat dengan PT RAPP mengikuti sebuah program kesukarelawanan karyawan atau Employee Volunteering Program (EVP). Kegiatan tersebut bertemakan tentang Menanam Pohon untuk Kesejahteraan Masyarakat yang mana merupakan program dari Community Development (CD) dan dilakukan oleh masyarakat serta karyawan. Kegiatan tersebut memberikan manfaat untuk masyarakat baik langsung ataupun tidak langsung. Program ini bermanfaat untuk lahan tidur yang ada di pekarangan masyarakat, akan ditanam dengan akasia yang diharapkan dalam 3 tahun ke depan akan ada tambahan pendapatan bagi masyarakat. Pohon sendiri dinilai dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak, termasuk masyarakat di sekitar konsesi perusahaan.

Penanaman pohon pertama kali di lakukan di desa Pangkalan Delik dan menargetkan sebanyak 2000 pohon jenis akasia di lahan tidur milik masyarakat. Selain itu juga, mereka membantu bibit dan pupuk dalam 6 bulan ke depan termasuk pembinaan untuk perawatan. Melalui EVP juga diharapkan mampu meningkatkan hubungan kekeluargaan antara karyawan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan. Ditambah lagi, dengan adanya program menanam pohon tersebut untuk kesejahteraan masyarakat bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat tempatan, yang mana dulunya juga lahan mereka belum produktif dan pada akhirnya dapat memberi tambahan penghasilan.

Itulah perusahaan Sukanto Tanoto yang menggalakkan pohon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *