Penyebab Susah BAB dan Cara Mengatasinya

Penyebab Susah BAB dan Cara Mengatasinya

Buang air besar atau di dalam ilmu kedokteran disebut dengan konstipasi sudah umum terjadi pada beberapa orang. Penyebab susahnya air besar sendiri biasanya agak sulit untuk diketahui, namun secara umum ada beberapa penyebabnya seperti pola makan, menunda BAB, pengaruh obat, dll.

Patokan baku bagi setiap orang sebenarnya berbeda-beda, ada yang buang air besar 1-2 kali seminggu, ada juga yang malah 3 kali sehari, ini disebabkan karena kebiasaan masing-masing, termasuk pola makan. Sebenarnya tidak buang air besar selama 3 hari sudah termasuk terlalu lama, hal ini akan menyebabkan struktur tinja mengeras, dan biasanya agak sulit dikeluarkan.

Secara umum, penyebab susah buang air besar ada 6, antara lain :

  1. Menunda BAB

Ini hampir terjadi pada semua umur, entah itu anak-anak ataupun orang dewasa sekalipun. Ada berbagai macam alasan menunda buang air besar, mungkin karena sedang sibuk, malu, dan lain-lain, namun menunda BAB apalagi saat memang sudah waktunya dibuang sebaiknya jangan ditunda, karena akan mengundang konstipasi.

  1. Pola Makan

HarvestSupplement Mengatasi Susah BAB

Gangguan susah buang air besar dikarenakan pola makan ini biasanya kurangnya serat yang masuk ke dalam tubuh, sebaiknya cukupkan makanan seperti buah, sayur sayuran, dan sereal, selain itu jangan sampai tubuh kekurangan cairan, jadi minum air putih yang cukup juga dapat mencegah konstipasi.

Selain itu terlalu banyak mengonsumsi susu juga dapat menyebabkan konstipasi, konstipasi juga bisa terjadi pada orang yang tidak memiliki berat bada ideal, seperti orang yang terlalu gemuk atau terlalu kurus.

  1. Faktor Psikologis

Sulit BAB juga bisa terjadi pada mereka yang sedang mengalami emosi negatif seperti cemas, stress, trauma kekerasan, depresi, dan lain-lain.

  1. Pengaruh Obat

Obat-obatan juga bisa menimbulkan susah buang air besar. Tapi efek samping muncul jika Anda mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan, antipsikotik, suplemen zat besi, dan obat antilepsi. Obat yang dapat menimbulkan efek candu juga dapat menimbulkan konstipasi seperti morfin dan kodein.

  1. Kondisi Kesehatan

Sulit buang air besar terkadang menandakan adanya suatu kondisi kesehatan, contohnya seperti sindrom iritasi usus besar, diabetes, kelebihan kalsium dalam darah, penyakit parkinson, peradangan usus, kanker usus besar, dan lain-lain. Walaupun dapat menandakan gejala penyakit tertentu namun hal ini jarang terjadi.

  1. Kehamilan

Tubuh ibu hamil biasanya banyak memproduksi hormon progesteron, efek dari hormon ini adalah dapat mengendurkan otot, hal ini akan menyebabkan otot usus sulit untuk berkontraksi, sehingga ibu hamil akan mengalami konstipasi. Kasus ini terjadi pada periode awal kehamilan dan terjadi pada sekitar 40% ibu hamil.

Terbiasa menahan buang air besar memang tidak bagus, karena jika kotoran terus menerus menumpuk di dalam usus maka kotoran tersebut akan menyebabkan berbagai penyakit, dalam jangka panjang akan melemahkan fungsi hati dan menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit.

Cara mengatasi susah BAB sebenarnya cukup sederhana, salah satunya adalah dengan banyak meminum air putih, dan memakan buah-buahan, selain itu Anda juga bisa mengonsumsi Oyama Slim Tea yang terbuat dari teh berkualitas tinggi.

Oyama Slim Tea mampu melancarkan pencernaan, sehingga Anda akan lebih mudah BAB, selain itu manfaat lainnya adalah menurunkan lemak badan dan melunturkan lemak dalam tubuh.

Selain mendapatkan manfaat melancarkan pencernaan, teh ini juga berfungsi sebagai antioksidan, menjaga tingkat kolesterol, menurunkan kolesterol, meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran kalori. Oyama Slim Tea bisa Anda beli di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *