Kiat-Kiat Memberikan Susu Formula Pada Balita

Kiat-Kiat Memberikan Susu Formula Pada Balita

Memiliki anak yang masih bayi mengharuskan Anda untuk lebih intens dalam merawat dan menjaganya. Bukan hanya menjaganya dari lingkungan, namun juga memperhatikan betul tentang makanan atau minuman yang dikonsumsinya. Terlebih bagi anak yang masih berusia balita, dimana pada usia ini anak membutuhkan susu sebagai pendukung daya tumbuh kembangnya.

Balita minum susu sudah sejak hari pertama dilahirkan ke dunia. Dalam enam bulan pertamanya, Anda diharuskan memberikan ASI ekslusif. ASI menjadi makanan dan minuman si kecil karena pada usia ini anak belum bisa diperkenalkan dengan bahan makanan lainnya.

ASI ekslusif ini dianjurkan untuk diberikan pada bayi, namun pada kondisi tertentu ada ibu yang terpaksa tidak bisa memberikan ASI karena suatu hal. Bisa karena ASI tidak lancar, bayi tidak mau minum dari puting ibu, dll. Maka dalam hal ini susu formula adalah solusi terbaiknya, sebab bagaimana pun juga si kecil tetap membutuhkan susu.

Berikut adalah kiat-kiat memberikan susu formula pada balita.

Balita Minum Susu

Pilih produk susu sesuai usia anak

Setiap produk susu formula yang biasa dijual di toko-toko mempunyai komposisi nutrisi yang berbeda-beda. Untuk itu pastikan Anda memilihkan susu formula yang sesuai dengan usia si kecil. Selain itu, jangan memilih susu formula yang terbuat dari selain susu sapi. Namun apabila si kecil mempunyai alergi laktosa, Anda dapat memilihkan susu kambing atau susu kedelai.

Ketahui komposisi nutrisinya

Saat ini banyak produk susu formula yang sudah mengantongi izin dari BPOM. Jadi Anda tidak perlu mengkhawatirkan kualitas dari susu formula tersebut. Kendati demikian tidak ada salahnya jika Anda kembali mencari tahu komposisinya.

Pilih susu formula yang mengandung zat besi, vitamin D, DHA, dan ARA. Nutrisi-nutrisi tersebut baik untuk mengoptimalkan pertumbuhan otak bayi hingga menguatkan pertumbuhan tulang.

Perhatikan dosisnya

Memberikan susu formula pada bayi tidak boleh dilakukan tanpa aturan. Ada takaran yang disarankan. Jangan lebih atau kurang agar susu tidak terlalu kental atau terlalu encer. Jika penyajiannya kurang tepat, ini akan mempengaruhi si kecil. Dimana ketika susu terlalu kental, organ pencernaan si kecil dapat terganggu karenanya. Dan apabila terlalu encer, si kecil akan mudah lapar. Manfaatkan sendok takar yang ada.

Tidak perlu membuat jadwal minum susu

Tidak perlu menerapkan jadwal minum susu pada bayi layaknya Anda yang harus makan tiga kali sehari di waktu pagi, siang dan malam.  Anak sudah mampu mengatur jam makannya sendiri. Tugas Anda hanya peka dan siaga. Jadi sewaktu anak menunjukkan respon lapar atau haus maupun rewel, Anda harus sigap menanggapinya.

Seiring pertambahan usianya pun anak akan membutuhkan porsi yang berbeda dari sebelumnya. Dulu sewaktu baru lahir si kecil minumnya sedikit tapi sering, namun saat sudah semakin besar, anak juga membutuhkan porsi lebih banyak tapi minumnya tidak sering.

Demikianlah beberapa kiat-kiat memberikan susu formula pada balita. Membiasakan balita minum susu adalah keharusan karena tubuh si kecil membutuhkan nutrisi yang lengkap guna memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *