Sunday, January 19, 2020

Daftar Tempat Wisata Sejarah di Bandung

Bandung merupakan kota yang kaya akan sejarah. Tercatat dalam sejarah, pada waktu itu seluruh rakyat bandung bersatu padu dalam satu barisan perlawanan membakar seluruh isi kota, karena mereka tidak rela kota Bandung tercinta dijadikan sebagai markas dan pusat strategi militer dari para sekutu Belanda. Mereka membakar habis semua isi kota. Peristiwa tersebut terkenang di dalam lagu Bandung Lautan Api.

Tak hanya itu, Bandung juga kota yang pernah di daulat sebagai tempat berlangsung nya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Pertemuan negara-negara di wilayah Asia dan Afrika tersebut membahas tentang kesepakatan mereka dalam menentang seluruh penjajahan di atas muka bumi ini. Penjajahan harus musnah dari semesta. Kedamaian merupakan kunci dari kebahagiaan dunia.

Ada bermacam destinasi wisata di kota Bandung ini yang berbau historis atau sejarah yang harus Kalian ketahui ketika berkunjung ke kota kembang.

Daftar Tempat Wisata Sejarah di Bandung

Berikut akan kami berikan rekomendasi daftar tempat wisata sejarah di Bandung, Jawa Barat, yang harus kamu singgahi ketika berada di Tanah Pasundan.

1. Museum Negeri Sri Baduga

Bangunan dari Museum Negeri Sri Baduga ini berbentuk susuhan dan rumah panggung yang merupakan rumah tradisional dari Provinsi Jawa Barat. Museum Negeri Sri Baduga ini berada di kawasan Jalan BKR No. 185 Bandung dan berlokasi saling berhadapan dengan Monumen Bandung Lautan Api. Museum Negeri Sri Badunga Bandung ini menyimpan berbagai barang bersejarah semisal geologika, biologika, arkeologika, seni rupa, teknologi,historika, keramik, etnografika, numismatika dan filologika. 

Bagi kamu yang ingin mengetahui tentang peninggalan sejarah yang disebutkan diatas, kunjungilah Museum Negeri Sri Badunga. Selain kamu dapat melihat peninggalan sejarah, kamu juga akan mendapat banyak pengetahuan yang baru dan menambah wawasan mu menjadi luas.

2. Monumen Bandung Lautan Api

Monomen ini berhadapan langsung dengan Museum Negeri Sri Baduga. Jadi kamu bisa sekaligus langsung mengunjungi kedua tempat bersejarah itu dalam waktu yang bersamaan. Monumen Bandung Lautan Api dibuat dalam rangka mengenang perjuangan dan perlawanan rakyat Bandung dalam mempertahankan tanah moyang mereka. Pada waktu itu, Sekutu Belanda berniat menjadikan Bandung sebagai pusat dari strategi Militer mereka. Jelas, rakyat Bandung tidak rela. Maka mereka bersatu padu dalam satu komando, satu barisan perlawanan.

Mereka membakar habis semua bangunan yang ada di kota Bandung. Jadilah Bandung pada waktu itu layaknya lautan, namun lautan kobaran api. Untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut, maka monumen ini di bangun. Monumen Bandung Lautan Api terletak di kawasan ke Jl M. Toha, Bandung. Tinggi dari Monumen Bandung Lautan Api mencapai sekitar 45 Meter dengan memiliki 9 sisi utama Monumen. Jika kamu ke Bandung, jangan lupa mampir ke tempat yang penuh akan nuansa sejarah perlawanan rakyat ini, bung.

3. Museum Konferensi Asia Afrika

Pada tahun 1955, Bandung di daulat menjadi tempat dilangsungkan nya Konferensi negara-negara di kawasan Asia dan juga Afrika. Konferensi ini merupakan kesepakatan dari beberapa negara di Asia dan Afrika bahwa mereka menentang segala bentuk kolonialisme di muka bumi ini. Untuk mengenang peristiwa besar dan bersejarah tersebut, maka pada tahun 1980 oleh presiden Soeharto diresmikanlah Museum Konferensi Asia Afrika. Museum Konferensi Asia Afrika berada di kawasan Jalan Asia Afrika No. 65, Bandung.

Pada Museum Konferensi Asia Afrika, kamu dapat melihat berbagai macam barang peninggalan berupa peralatan yang digunakan untuk acara Konferensi Asia Afrika pada waktu itu. Selain itu, ada banyak juga benda berbentuk tiga dimensi dan juga foto-foto ketika kegiatan Konferensi Asia Afrika dilangsungkan. Kamu akan banyak mendapatkan pengetahuan baru yang belum pernah kamu ketahui sebelum nya. Jangan lupa untuk singgah ke Museum Konferensi Asia Afrika jika kamu datang ke kota yang romantis, Kota Bandung.

4. Gedung Sate

Destinasi tempat bersejarah yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga mu. Karena, Gedung Sate ini adalah ikon atau wajah dari kota yang romantis, yaitu kota Bandung. Gedung Sate berlokasi di Diponegoro No.22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung. Dinamakan gedung sate karena bangunan ini memiliki ornamen berupa enam tusuk sate yang berada diatas menara sentral. Padahal, jika ditelisik lagi, kuliner yang terkenal di Kota Bandung adalah Peuyem. Tapi kok dinamankan Gedung Sate?

Gini bung, dinamakan Gedung Sate karena menggambarkan bahwa ornamen enam tusuk sate tersebut adalah representasi dari enam juta gulden biaya yang di pakai untuk membangun gedung berwana putih pada masa itu. Gedung sate memiliki banyak spot yang indah untuk berfoto-foto dan ada juga di sekitar gedung tersebut, taman-taman yang memiliki udara yang asri dan sejuk. Selain sebagai tempat wisata, Gedung Sate juga di pakai untuk pusat pemerintahan dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.

5. Gedung Indonesia Menggugat

Gedung Indonesia Menggugat berada di kawasan jalanan Braga, kota Bandung. Pada sekitar tahun 1999, gedung ini dijadikan sebagai situs monumen warisan kebudayaan atas usul dari seorang yang bernama Letjen (Purn) Mashudi. Dan pada tahun 2002, para aktivis serta Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat meresmikan tempat ini dengan nama GIM atau Gedung Indonesia Menggugat.

Jauh sebelum gedung ini diresmikan sebagai tempat wisata bersejarah, gedung ini dulu nya merupakan pengadilan kolonial. Dulu, Gedung Indonesia Menggugat memiliki nama Gedung Landraad. Empat tokoh nasional Indonesia pernah di hukum dan di adili di tempat ini yaitu pada tanggal 18 Agustus 1930 sampai 22 Desember 1930. Empat tokoh Nasional tersebut adalah Gatot Mangkoepraja, Soepriadinata, Maskoen dan sang proklamator kemerdekaan Indonesia, Bung Karno.

Dengan nilai historis yang panjang, maka tempat ini tidak boleh kamu lewatkan jika ingin menelusuri wisata sejarah di kota Bandung.

6. Goa Belanda

Tempat ini dulu merupakan bekas markas militer kolonial Belanda. Goa Belanda berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H Juanda, Bandung. Di tempat ini kamu bisa melihat Rel Troli yang dulu berfungsi sebagai pengangkut barang di masa penjajahan Belanda.

7. Goa Jepang

Goa Jepang berlokasi di kawasan yang sama dengan Goa Belanda, yaitu di Taman Hutan Raya Ir. H Juanda, Kota Bandung. Tempat ini dibangun pada sekitar kurun waktu tahun 1942 sampai 1945 oleh para rakyat Indonesia yang menjadi pekerja Romusha Penjajahan Jepang. Di dalam Goa Jepang, menyimpan berbagai barang peninggalan zaman jepang, antara lain amunisi, logistik dan alat komunikasi semasa perang dunia di zaman itu, yaitu radio. Tempat ini tak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke Ibukota Provinsi Jawa Barat, yaitu Bandung.

Nah, itulah beberapa destinasi wisata yang memiliki nilai sejarah yang berada di kota romantis, Bandung.

0 comments:

Post a Comment